Campur Aduk

Posted on Updated on

Sebuah pertanyaan standar : “Lo punya band baru man? alirannya apa?”


Hhmm…kalo beberapa band saya yang lama, mungkin saya akan susah menjawab, tetapi kali ini tidak. Jawaban saya hanya “ROCK!” (mungkin dengan sedikit membentuk jari dengan icon \m/ biar sedikit sok asyik).


Ya, tanpa ada penambahan sub-genre dibelakangnya, band baru saya yang bernama RAKSASA memainkan musik rock, as simple as that.


Let’s face it, kami semua besar di tahun 90-an. Saat itu, musik yang sangat populer dan sangat dekat dengan kami adalah rock, heavy metal dan thrash metal. Kita semua melewati masa SMP dan SMA di saat musik-musik tersebut menjajah dunia, tidak terkecuali di Indonesia.


Seiring perjalanan hidup kami (tsaaaahhh…), kita masing-masing tumbuh dan berkembang dengan band masing-masing tanpa saling kenal satu sama lain. Adrian Adioetomo tumbuh dan mendalami slide guitar dan Delta blues sepanjang karir bermusiknya. Adi Cumi bersama FABLE memainkan musik alternative 90-an, bahkan dulu sempat berada dalam satu kompilasi dengan PADI sekitar tahun 90-an akhir. Franki Indrasmoro atau Pepeng tumbuh dengan band kampusnya yang bernama NAIF, yang kemudian menjadi salah satu band papan atas dengan keunikan musik retro yang dibawanya jauh sebelum trend retro itu sendiri. Bonny Sidharta Malang melintang dengan berbagai macam musisi sebelum akhirnya settle di genre Metal dengan band DEADSQUAD.


Saya sendiri sempat jauh dari musik rock dan metal, karena perjalanan saya bersama teman-teman SMA saya yang memulai musik experimental bernama LAIN.


Dengan segala perjalanan yang kita lalui, tidak bisa dibohongi bahwa kami semua besar dengan Metallica, Guns N’ Roses, Poison, Warrant, Motley Crue, Suicidal Tendencies, Anthrax, Napalm Death, Skid Row, Iron Maiden, Sepultura, etc. Tidak lupa juga bahwa band-band rock Indonesia saat itu juga kita dengarkan dan tumbuh besar bersama Roxx, Power Metal, Kidnap Katrina, Plastik, Slank, SAS…dan tentu saja GOD BLESS


Ketika kami dipertemukan pertama kali oleh Pemred majalah Rolling Stone Indonesia Adib Hidayat, kita agak bingung bagaimana menyatukan berbagai macam karakter ini, sampai akhirnya kita bertemu di musik ROCK dan METAL. Musik yang sangat dekat dengan kita semasa sekolah dulu.


Tentu kita tidak memainkan musik rock begitu saja.


Dengan segala macam karakter di band ini, tentu background masing-masing personil akan keluar dengan sendirinya…dan Dugaan saya benar, haha.


So here it is, musik Rock dengan elemen Blues, L.A Hard Rock, Heavy Metal, Grindcore, Classic Rock, Psychedelia…dan entah apalagi nantinya…


*Iman Putra Fattah

25 July 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s