Raksasa: Laskar Pelangi Indie (Oleh Rudolf Dethu)

Posted on

Jika memperhatikan sosok orang-orang yang terlibat maka spontan muncul kesimpulan: dream team, all stars, dan segala tajuk yang menggambarkan sebuah kolaborasi duh-ideal. Bagaimana tidak, bayangkan sebuah grup musik yang anggotanya adalah veteran indie macam Adi Cumi (personel Fable) sebagai biduan, Iman Fattah (anggota Zeke and the Popo sekaligus produser Tika and the Dissidents) pada gitar, Bonny Sidharta (punggawa Deadsquad) bertanggungjawab untuk bas, Franki Indrasmoro alias Pepeng (NAIF) di departemen drum serta solois aktivis delta blues, Adrian Adioetomo, mengurusi gitar. Mereka, para individu digdaya itu, bergabung dalam sebuah kelompok bernama Raksasa.

Pertama kali muncul ke publik pada Agustus 2008, Adib Hidayat, figur berpengaruh di skena musik Indonesia, adalah pemrakarsa pertama Raksasa. Saat itu masih menggunakan nama Indie All Stars serta formasi sedikit berbeda, mereka memutuskan mengubah nama menjadi Raksasa pasca menyanyikan lagu milik God Bless.

Akhirnya pada Agustus 2010 kuintet ini menerbitkan single pertamanya, “Pesawatku Delay”; sepucuk tembang usil bernuansa blues rock yang menyindir kinerja maskapai penerbangan negeri ini. Berlanjut pada Agustus 2011 merilis racikan kedua bertajuk, “Insomnia”. Sampai finalnya kemudian lahirlah album perdana berjudul sama dengan nama band pada 26 November 2011, Raksasa.

Album berisikan 9 lagu ini didominasi oleh komposisi bertempo cepat, progresif, namun tetap nyaman dikonsumsi kuping. Tentu saja fenomena sejenis itu bisa termunculkan akibat faktor saling silang nan berbahaya antara Pepeng dengan ciri khas aksi drumnya yang rock-n-roll lagi nakal, ditimpali permainan bas Bonny yang keras-bertenaga, diperkuat duel gitar blues-psychedelic + experimental sound oleh Iman Fattah serta Adrian Adioetomo dengan manuver slide-nya, serta ditingkahi vokal melengking tinggi dari Adi Cumi. Didistribusikan oleh demajors, sampul album ini dikerjakan sendiri oleh sang penyanyi Adi Cumi yang notabene memang seorang seniman visual berbakat.

Ikuti terus perkembangan terkini Raksasa lewat blog mereka di https://raksasaband.wordpress.com

English version

Raksasa is a new supergroup consisting of indie music movers and shakers: Adi Cumi (frontman of Fable) on vocal, Iman Fattah (Zeke and the Popo, Tika and the Dissidents) on guitar, Bonny Sidharta (Deadsquad) on bass, Pepeng (NAIF) on drums, and delta blues acitivist Adrian Adioetomo on guitar.

Founded in August 2008 by Adib Hidayat, a key figure in Indonesian music scene, Raksasa released their first single in August 2010, “Pesawatku Delay”, and their second in August 2011 called “Insomnia”. Finally their self-titled debut album published on November 26, 2011.

The fast tempo, progressive, yet listenable album consist of nine songs and distributed by demajors. While Adi Cumi himself did the artwork for the album.

Original link

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s