Pictures

The Blackhole (1 August 2010 by Asra)

Posted on

See here for the complete set

Advertisements

Butterfly Effect

Posted on Updated on

One ... Two... Thurrr... Please don't move... Aahhhh!!

Photo: Rikiblek

RAWK!

Posted on Updated on

Adi Cumi on RAKSASA's first appearance at Eastern Promise, Kemang-Jakarta, July 15, 2010

Photo: Rikiblek

Nyalakan Apimu, Tak Perlu Kau Ragu!

Posted on Updated on

RAKSASA's first appearance at Eastern Promise, Kemang-Jakarta, July 15, 2010

Photo: Rikiblek

Recording session and technical note

Posted on Updated on

Sedikit catatan teknis tentang rekaman RAKSASA.

Apabila saya melihat secara objektif band saya sendiri, saya melihat 5 orang dengan karakter sangat berbeda tetapi disatukan dengan benang merah yang sama yaitu ROCK. Ketika tiba saat recording dan mixing, saya melihat bahwa masing-masing player sangat kuat dalam menentukan karakter musik RAKSASA. Karena itu, saya ingin melihatnya dari sudut pandang frequency.

Power gebukan drum Pepeng yang kuat sangat cocok bersanding dengan cabikan bass Bonny. Kedua rythm section itu sangat mengisi satu sama lain dan menjadi tulang punggung musik RAKSASA. Ditambah lagi, karakter sound dan permainan bass Bonny yang METAL membentuk basic musik kita. Bisa dibilang, Sound bass Bonny yang distorsi bisa menutup area “bottom-end“.

Karakter vokal Adi Cumi yang sangat tinggi melengking harus menonjol, karena jujur saja, sudah sangat jarang ada vokalis dengan karakter seperti Cumi sekarang ini, hehehe. Dengan sedikit tambahan efek seperti reverb dan delay dan compressor bisa mempertebal karakternya.

Nah, trick besar terjadi pada departemen gitar yaitu saya dan Adrian. Karena kita berdua mempunyai karakter sound yang cenderung “high-mid“, jadi saya berkesimpulan untuk memecah “pan” gitar di kanan dan kiri, sehingga drum, bass dan vokal berada ditengah.

Apabila diperhatikan, gitar saya hanya berada di sebelah kiri dan gitar Adrian hanya berada di sebelah kanan. Saya sengaja melakukan treatment ini (dengan persetujuan anak-anak of course), untuk memecah frequency high yang nanti akan bertabrakan dengan vokal Cumi yang melengking tinggi. Ini karena karakter sound gitar kita berdua tidak ada yang menutup “bottom-end“. Lagi pula karena kita berdua bermain beda dengan style masing-masing tanpa harus kehilangan Rythm.

So far, we enjoy this treatment and will definitely work on something in our upcoming debut album soon.

Thank you.

-Iman Putra Fattah-

This slideshow requires JavaScript.